Dalam sambutannya, Sarjayadi menegaskan bahwa menjadi PNS adalah pilihan yang bersifat sukarela dan tanpa paksaan. Kerelaan tersebut, menurutnya, salah satunya diwujudkan dengan kesediaan menjadi pelaksana kebijakan publik yang telah digariskan pemerintah. Ia mengingatkan peserta agar tidak melakukan tindakan, baik secara langsung maupun melalui media sosial, yang dapat dianggap mengganggu pelaksanaan kebijakan tersebut, karena pelaksanaan kebijakan pada dasarnya bertujuan memberikan kepastian agar pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih baik dan terus meningkat kualitasnya.
Sarjayadi juga menyoroti kondisi perkembangan masyarakat yang dinamis, terus berubah, dan sebagian menjadi rumit akibat pesatnya arus informasi. Dalam situasi tersebut, ia menekankan bahwa CPNS harus tangguh, tidak mudah mengeluh, dan mampu menjaga diri agar tetap memberikan citra positif di tengah masyarakat.
Di akhir arahannya, Sarjayadi berpesan agar selama pelatihan berlangsung, seluruh peserta senantiasa mengupayakan kondusivitas dan kolaborasi antarsesama, sehingga tercipta jejaring kerja yang memudahkan pemberian layanan kepada masyarakat di masa mendatang.
