Masyarakat memiliki hak berupa menerima pelayanan dari pemerintah. Pelayanan yang diberikan berikan melalui berbagai organisasi pemerintah. Sarjayadi selaku Kepala BBPKA-PDN I dalam sambutannya ketika pembukaan kegiatan menguraikan pelayanan juga wujud nyata kinerja kepemimpinan organisasi pemerintah yang diharapkan terus meningkat dan memiliki inovasi sehingga memberikan dampak bagi peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Kepemimpinan organisasi pemerintah mendapatkan citra positif melalui kinerja pelayanan yang berkualitas dan memiliki kebermanfaatan kepada masyarakat. Sarjayadi menambahkan ”Pemimpin harus memahami aturan dan didukung dengan mampu mengelola perubahan, membangun kolaborasi, serta memastikan setiap program memberikan manfaat yang jelas bagi masyarakat”. Sebelum menutup sambutannya, Sarjayadi mengingatkan peserta dapat menggunakan pelatihan untuk membangun kolaborasi selain melaksanakan kurikulum yang telah ditetapkan sebelumnya.
Kurikulum PKA dilaporkan Defrimen selaku Ketua Tim Pengembangan Kompetensi (Bangkom) BBPKA-PDN I. PKA bertujuan membentuk kepemimpinan kinerja yang diwujudkan salah satunya pejabat administrator yang akuntabel. Upaya mencapai tujuan tersebut dilakukan melalui model pembelajaran secara blended learning atau pembelajaran bauran antara pembelajaran mandiri, pembelajaran tatap maya dan pembelajaran tatap muka. Seluruh kegiatan pembelajaran dilakukan selama 908 jam pelajaran.
